Mapan Dulu Baru Menikah, Atau Sebaliknya Ini Tipsnya

Mapan Dulu Baru Menikah, Atau Sebaliknya? Ini Tipsnya

“Kamu itu belum punya apa-apa, istrimu nanti mau kamu kasih makan apa?”

“Cari calon suami yang mapan, supaya hidup kamu terjamin dan bahagia.”

Nggak asing dengan kalimat di atas, Selagi Muda? Ya, banyak sekali orang memberikan wejangan bahwa menikah dan kemapanan seharusnya jadi satu paket: Mapan dulu baru menikah. Terlepas dari persepsi berbeda tentang kemapanan, apakah benar jika ingin menikah harus mapan dulu atau mendapatkan calon suami mapan?

Kita memang nggak bisa memungkiri bahwa hal ini kerap menjadi dilema bagi banyak orang. Nah, sebenarnya hal ini kembali lagi ke diri masing-masing, karena setiap orang punya prioritas yang berbeda.

Menikah Sebelum Mapan

Ukuran kemapanan dari manusia mungkin berbeda-beda. Bisa jadi si A merasa mapan ketika dia mampu menafkahi diri sendiri dan orang lain. Si B merasa sudah mapan ketika dia sudah mampu membeli rumah dan mobil mewah. Ada yang menganggak an belum punya rumah belum mapan, belum kerja berarti belum mapan. Kalo menunggu itu semua, mungkin rencana menikah bisa tertunda terus, karena hal tersebut nggak bisa langsung didapatkan. Butuh proses yang cukup panjang.

Sudah banyak yang membuktikan bahwa mapan sebelum menikah, justru dapat memudahkan rezeki. Karena mapan nggak hanya soal kekayaan saja. Mapan bisa jadi sebuah kesanggupan individu dalam menghadapi berbagai tantangan dalam hidupnya. Dengan pemahaman ‘menikah sebelum mapan’, seseorang akan menghadapi pasangannya dengan penuh penghargaan. Karena ia sadar bahwa dalam diri pasangan tersebut ada sisi-sisi yang akan menyempurnakan dirinya.

Menikah Setelah Mapan

Pernikahan memang sering kali dikorelasikan dengan kemapanan dalam karir. Kebanyakan lelaki ingin memilih mapan dulu kemudian menikah dengan alasan bisa bertanggung jawab kepada istri dan anak-anaknya. Hmm, apakah kemapanan memang sangat penting?

Pemenuhan kebutuhan finansial nggak sebatas pada biaya pernikahan saja, namun kestabilan finansial perlu dimiliki sebelum memutuskan membina rumah tangga. Sebenarnya standar mapan yang paling sederhana adalah memiliki penghasilan yang jelas. Dengan kondisi di era saat ini, urusan finansial bukan lagi menjadi tanggung jawab satu orang. Kedua pihak semestinya ikut serta memikirkan jalan keluar. Salah satunya adalah dengan mulai melakukan investasi masa muda. Sekarang investasi ada banyak macamnya, dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Yuk, mulai investasi sekarang!

Jadi, bagaimana? Masih menunggu mapan untuk menikah? Atau sebaliknya?

About admin

Check Also

Menabung di Reksadana, Hasil Fantastis untuk Modal Berbisnis

Menabung di Reksadana, Hasil Fantastis untuk Modal Berbisnis Di zaman sekarang, mencari kerja itu susah. …