Ketahui Dulu 4 Jenis Aset Sebelum Mulai Berinvestasi

Ketahui Dulu 4 Jenis Aset Sebelum Mulai Berinvestasi

Mungkin kamu pernah bertanya dalam hati, “Bagaimana ya caranya biar keuangan gue di masa depan nanti bisa terjamin tanpa harus bergantung sama orang lain?” Selain tentunya menabung, menyisihkan sebagian penghasilan untuk berinvestasi selagi muda juga nggak kalah penting, lho. Apalagi, investasi bisa memberikan keuntungan dari apa yang telah kamu investasikan. Hmmm… menarik, kan? Tapi sebelum mulai berinvestasi, inilah jenis-jenis aset yang wajib kamu ketahui!

Tunai

Sesuai dengan namanya, aset investasi yang satu ini tentunya berbentuk uang tunai. Nah, jika kamu ingin berinvestasi dengan uang tunai, biasanya kamu akan ditawarkan tiga pilihan jenis investasi; yaitu tabungan, deposito, atau reksadana pasar uang. Investasi uang tunai cocok bagi kamu yang baru mulai investasi, karena risikonya terbilang kecil, serta punya potensi keuntungan sekitar enam persen per tahunnya.

Pendapatan Tetap

Sebagai investor, kamu punya hak untuk memakai fitur pendapatan tetap dari aset finansial yang kamu miliki. Pendapatan tetap yang biasanya berbentuk obligasi atau atau reksadana pendapatan tetap ini, bisa kamu dapatkan secara bulanan atau tahunan. Jika memilih jenis investasi ini, kamu bisa mendapatkan keuntungan hingga sepuluh persen setiap tahunnya.

Saham

Surat saham adalah bukti kepemilikan atas perusahaan tertentu. Jenis saham pun terbagi menjadi dua, yaitu saham perusahaan terbuka dan saham perusahaan tertutup. Lalu, apa sih yang membedakan kedua jenis saham tersebut? Saham perusahaan terbuka memiliki dua pilihan saham, yaitu saham blue chips dengan nilai kapitalisasi pasar yang besar, serta saham lapis kedua. Sementara saham perusahaan tertutup adalah bentuk kepemilikan untuk usaha waralaba dan home industry.

Bentuk investasi saham ini biasanya berupa reksadana saham, reksadana campuran, dan saham biasa. Meskipun berisiko tinggi, jenis investasi ini punya potensi keuntungan yang sangat besar, lho.

Aset Fisik

Jenis aset investasi terakhir adalah aset fisik. Biasanya, aset jenis ini berbentuk properti yaitu rumah atau apartemen, serta benda mewah seperti emas dan batu permata. Potensi keuntungan dari aset fisik sangat bergantung pada bentuk investasi yang kamu pilih. Jika kamu mempunyai aset fisik terutama yang berbentuk benda mewah, sebaiknya simpan di tempat yang sangat aman untuk mencegah terjadinya pencurian yang tentu dapat merugikan.

Selain memahami betul tentang aset yang bisa kamu gunakan untuk berinvestasi, pertimbangkan baik-baik jenis investasi seperti apa yang ingin kamu lakukan, ya. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu!

About admin

Check Also

Menabung di Reksadana, Hasil Fantastis untuk Modal Berbisnis

Menabung di Reksadana, Hasil Fantastis untuk Modal Berbisnis Di zaman sekarang, mencari kerja itu susah. …